Cara Mematikan Auto Update Otomatis di Corel Draw Terbaru

Mei 08, 2019 Add Comment

Siapa sih yang belum tahu software Corel Draw ini? Software ini sudah sangat terkenal dan banyak orang menggunakan software ini karena dibutuhkan untuk mendesain, apalagi kalangan desainer dan yang suka desain tentu memakai software yang dikembangkan oleh Corel pada sejak tahun 1989.

Tetapi bagi orang awam tentu sangat asing dengan keberadaan software Corel Draw ini, apalagi yang pertama kali menginstal, pasti akan sangat kebingungan mengapa software ini memperbarui secara otomatis atau auto update. Karena setelah memperbarui biasanya software menuju kejalan benar ataupun musti bayar jika ingin memakainya. Lalu bagaimana cara agar tidak memperbarui secara otomatis ataupun auto update? Simak dibawah ini

1. Pertama anda buka Software Corel nya


2. Setelah terbuka, anda bisa membuat halaman baru terlebih dahulu


3. Setelah itu cari HELP dan klik


4. Kemudian anda klik UPDATE


5. Muncul menu baru yakni pilihan seperti ini, anda UNCHEKLIST semua


6. Selesai, Corel anda aman dari auto update

Jadi demikian pada artikel kali ini cara mematikan auto update pada Software Corel, Gampang bukan? Ohiya ketika anda buka Software Corel secara bersamaan komputer anda hidup dengan jaringan internetnya maka Corel anda tidak akan memperbarui secara automatis lagi

Pengertian Psikotropika dan Macam-Macam Golongan Psikotropika

Maret 13, 2019 Add Comment

Menurut UU RI No.35/2009, Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Psikotropika terdiri dari empat golongan, yaitu :



a. Golongan I
Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Ekstasi.

b. Golongan II
Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat digunakan dalam terapi dan untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Amphetamine.

c. Golongan III
Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Phenobarbital.

d. Golongan IV
Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Diazepam, Nitrazepam (BK, DUM).



(BACA JUGA : Pengertian Narkotika dan Golongannya Secara Jelas)

Pengertian Narkotika dan Golongannya Secara Jelas

Maret 10, 2019 Add Comment
Kesenangan sesaat akan berakibat hancurnya kehidupan kita. Itulah akibat umum dari seseorang yang menyalahgunakan Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya (narkoba). Narkoba akan mempengaruhi diri kita dari segi pikiran, perasaan, dan perilaku. Menyalahgunakan narkoba akan membuat kita jauh dari keluarga dan orang-orang yang kita cintai. Oleh karena itu, kalian pelajari bentuk- bentuk narkoba dan akibatnya pada pelajaran ini. Hindarilah segala kemungkinan kalian terjerumus dalam lingkaran narkoba.



PENGERTIAN NARKOTIKA

Narkotika adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan secara fisik dan psikologi. Menurut UU RI No. 35 / 2009, Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Narkotika terdiri atas tiga golongan, yaitu :

a. Golongan I

Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh: Heroin, Kokain, Ganja.


b. Golongan II

Narkotika yang berkhasiat pengobatan, digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh: Morfin dan Petidin.


c. Golongan III

Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Contoh: Codein.


(BACA JUGA : Pengertian Psikotropika dan Macam-Macam Golongan Psikotropika)